Selamat Datang di Blog Analis Kesehatan Pontianak, Semoga Blog kami bermanfaat bagi Anda. Jangan Lupa untuk meninggalkan komentar untuk kemajuan blog kami, terima kasih!
Tampilkan postingan dengan label Anatomy FisioLogi. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Anatomy FisioLogi. Tampilkan semua postingan

24 Februari 2011

Penyakit Liver

Penyakit liver adalah penyakit yang mengenai organ hati. Hati dapat mengalami peradangan atau dinamakan hepatitis. Penyebabnya bermacam-macam, yaitu infeksi (paling sering), obat-obatan, minum alkohol, tercemar bahan kimia, racun aflatoxin dari kacang busuk atau bahan jamu yang sudah berjamur, sumbatan kandung empedu atau salurannya, kanker, perlemakan hati (fatty liver), atau karena komplikasi penyakit lain.

Beberapa penyakit ataupun gangguan metabolisme tubuh dapat menyebabkan komplikasi pada hati, di antaranya adalah diabetes mellitus, hiperlipidemia (kadar lemak dalam darah tinggi) dan obesitas (kegemukan). Kelainan tersebut menyebabkan gangguan dalam metabolisme lemak sehingga membebani kerja hati.

16 Maret 2010

FISIOLOGI SYSTEM PERNAFASAN

1. Pengertian

· pernafasan adalah peristiwa menghirup udara yang mengandung oksigen ke dalam tubuh serta menghembuskan udara yang banyak mengandung karbon dioksida sebagai sisa dari oksidasi keluar dari tubuh.

· Penghisapan udara disebut inspirasi ,sedangkan menghembuskan udara disebut ekpirasi

2. Fungsi

· mengambil oksigen yang kemudian dibawa oleh darah keseluruh tubuh ( sel – selnya untuk mengadakan pembakaran

· mengeluarkan karbondioksida yang terjadi sebagai sisa dari pembakaran , kemudian dibawa oleh darah ke paru – paru untuk di buang

· menghangatkan dan melembabkan udara.

· Membuang panas dan uap air

· Menghasilkan suara ,menangis ,tertawa dan mencium

· Mempertahankan tubuh

· Membuang CO2 ,modifikasi ,aktifasi,non aktifasi zat toxsik

· Keseimbangan asam basa

· Meningkatkan darah balik

3. Alat – Alat Pernafasan

· hidung / naso/nasal

o hidung merupakan saluran udara pertama ,yang mempunyai dua lubang ( kavum nasi ) ,yang dipisahkan oleh sekat hidung ( septum nasi ).

o Didalamnya terdapat bulu – bulu yang berfungsi untuk menyaring udara seperti debu dan kotoran yang masuk melalui udara

o Bagian – bagian dari hidung

a. Bagian luar dinding dari kulit

b. Bagian tengah dari otot dan tulang rawan

c. Lapisan dalam yang terdiri dari selaput lendir yang berlipat yang disebut dengan karang hidung

o Tuba auditiva eustaki yang menghubungkan hidung dengan telinga tengah

o Tuba lakrimalis yang menghubungkan hidung dengan saluran air mata

o Sinus para nasal adalah ruang didalam tulang tengkorak yang berhubungan melalui lubang kedalam kavum nasal

o Fungsi hidung

a. Bekerja sebagai saluran udara pernafasan

b. Sebagai penyaring udara pernafasan yang dilakukan oleh bulu hidung

c. Menghangatkan udara pernafasan oleh mukosa

d. Membunuh kuman – kuman yang masuk bersama udara,pernafasan oleh leukosit yang terdapat dalam selaput lendir

· Tekak /faring

o Merupakan tempat persimpangan antara jalan pernafasan dan jalan makanan

o Dibawah selaput lendir terdapat jaringan ikat dan folikel getah bening yang disebut dengan adenoid

o Disebelahnya terdapat tonsil kiri dan kanan

o Dibelakangnya terdapat epiglotis ( empang tenggorokan )yang berfungsi menutup laring saat kita makan

o Rongga tekak dibagi atas tiga bagian yaitu:

a. Nasofaring ( bagian atas )

b. Orofaring ( tengah )

c. Larigofaring ( bawah )

· Pangkal tenggorokan / laring

o Merupakan sluran udara yang bertindak sebagai tempat pembentukan suara

o Pangkal tenggorokan itu dapat ditutup oleh sebuah empang tenggorokokan yang disebut epiglotis yang berfungsi waktu kita menelan makanan .

o Laring dilapisi oleh selaput lendir ,kecuali pita suara dan epiglotis yang dilapisi oleh epithelium berlapis

o Laring terdiri dari lima tulang rawan

a. Kartilago tiroid ( 1 buah ) depan jakun

b. Katilago ariteanoid ( 2 buah ) yang berbentuk beker

c. Kartilago krikoid ( 1 bauh ) berbentuk cincin

d. Kartilago epiglotis ( 1 buah )

· Pita suara /plica vokalis

o Pita suara berjumlah dua buah :

a. Bagian atas adalah pita suara palsu yang tidak mengeluarkan suara yang disebut dengan ventikularis

b. Bagian bawah adalah pita suara yang sejati yang membentuk suara yang disebut vokalis

o Selama respirasi tenag ,pita suara ditahan agak berjauhan sehingga udara dapat keluar masuk

o Selama respirasi kuat pita suara terpisah lebar

o Proses pembentukan suara

a. Terbentuknya suara merupakan hasil kerja sama antara rongga mulut , rongga hidung , laring ,lidah dan bibir

b. Suara dihasilkan oleh fibrasi pita suara selam ekspirasi. Suara yang dihasilkan dimodifikasi oleh gerakan falatum mole,pipi,lidah dan bibir dan resonansi tertentu oleh sinus udara kranialis

c. Pita suara palsu tidak terdapat tot karena itu tidak dapat bergetar hanya antara kedua pita suara tadidimasuki oleh aliran udara

· Trakea

o Merupan lanjutan dari laring yang dibentuk oleh 16 – 20 cincin tulang rawan yang berbentuk C

o Panjang trakea lebih kurang 10 cm dan lebar 2,5 cm

o Kontruksi trakea sedemikian rupa sehingga tetap terbuka pada setiap semua posisi kepala dan leher

· Bronkus

o Berjalan kebawah dan kesamping kearah tampuk paru – paru

o Bronkus kiri lebih panjang dari pada bronkus kanan yang terdiri dari 9-12 cincin , yang mempunyai 2 cabang

o Bronkus bercabang – cabang.cabang yang paling kecil disebut bronkiolus pada bronkiolus tidak terdapat cincin lagi dan pada ujung bronkioli terdapat gelembung hawa atau alveoli

· Paru – paru

o Merupakan alat tubuh yang sebagian besar terdiri dari alveoli

o Jika dibentangkan luas permukaannya mencapai 90 meter kuadrat pada lapisan inilah terjadi pertukaran udara dimana oksigen masuk kedalam darah dan karbondioksida keluar dari darah

o Banyak gelembung paru ini kurang lebih 700 juta buah ( kiri dan kanan )

ü Bagian dari Lobus superior : 5 segmen

ü Lobos medial : 2 segmen

ü Lobus inferior : 3 segmen

o paru – paru :

a. Paru – paru kanan yang terdiri dari 3 lobus dan 10 segmen

ü Lobus superior : 5 segmen

ü Lobos medial : 2 segmen

ü Lobus inferior : 3 segmen

b. Paru – paru kiri terdiri dari 2 lobus dan 10 segmen

ü Lobus superior : 5 segmen

ü Lobus inferior : 5 segmen

c. Didalam lobus ,bronkiolus ini bercabang banyak sekali,yang disebut dengan duktus alveoli

d. Tiap duktus alveoli berakir pada alveoli yang diameternya antara 0,2 -0,3 mm

o letak paru – paru

a. pada rongga dada datarannya menghadap ketengah rongga dada atau kavum mediastinum

b. pada mediatinum depan terdapat jantung

c. paru – paru di bungkus oleh selaput tipis yang disebut dengan pleura ,pleura dibagi atas dua lapis yaitu : plura viseralis yang letaknya erat pada permukaan paru dan pleura parientalis yang melapisi permukaan dalam dinding dada

d. pada keadaan normal kavum pleura ini vakum atau hampa udara sebagai paru dapat berkembang kempis , namun terdapat sedikit cairan untuk pelumas pada permukaan waktu bergerak atau bernafas

o kapasitas paru – paru

a. merupakan kesanggupan paru – paru dalam menampung udara didalamnya

b. dalam keadaan normal kedua paru – paru dapat menampung udara lebih kurang 5 liter.

c. Waktu ekspirasi didalam paru – paru masih tertinggal 3 liter udara,waktu bernafas udara yang masuk 2,5 liter

d. Batuk : menghembuskan nafas dengan tiba – tiba akibat adanya ransangan dari selaput lendir di jalan pernafasan

e. Bersin : pengeluaran nafas yang tiba – tiba akibat dari ransangan selaput lendir hidung

o Daya muat paru – paru

a. Besarnya daya muat paru – paru kurang dari 500 ml sampai 5000ml

b. Udara yang diproses dalam paru – paru ( inspirasi dan ekspirasi ) hanya 500 ml yang disebut udara pasang surut yaitu udara yang dihirup dan di hembuskan adalah pernafasan biasa

o Volume paru

a. Tidak semua udara inspirasi mencapai paru dan tidak semua udara di dalam alveoli di keluarkan saat ekspirasi

b. Volume tidal : sekitar 400 ml adalah volume udara inspirasi dan ekspirasi saat bernafas tenang

c. Volume residual : sekitar 1500 ml adalah jumlah udara yang tidak dapat dikeluarkan saat ekspirasi kuat dan tetap berada dalam alveoli

d. Kapasitas vital : sekitar 4500 ml adalah jumlah yang dapat dikeluarkan oleh paru /usaha volunter setelah inspirasi dalam

4. Proses Terjadinya Pernafasan

· bernafas berarti melakukan inspirasi dan ekspirasi secara bergantian , teratur , berirama dan terus menerus

· bernafas merupakn gerak reflek yang terjadi pada otot pernafasan

· reflek bernafas ini diatur oleh pusat pernafasan yang terletal di medulla oblongata

· seseorang dapat menahan , memperlambat atau mempercepatkan nafasnya ini berari bahwa reflek bernafas ini juga dibawah pengaruh kortek serebri

FISIOLOGI NEURON

NEURON

* Neuron adalah unit dasar system saraf.terdapat berjuta-juta neuron dalam system saraf.setiap neuron terdiri dari sel saraf dan saratnya.sel saraf bervariasi bentuk dan ukuran berdasarkan fungsi yang berbeda-beda.

* Dendrit adalah serat pendek seperti sikat yang melekat pada luar sel,tempat impuls memasuki sel,akson adalah serat yang dilalui impuls meninggalkan sel

* Transmisi saraf hanya terjadi satu arah dalam sel melalui dendritnya dan keluar melalui akson.

* Satu neuron menerima sinyal dari ratusan sampai ribuan neuron lain dan mengirin sinyal tersebut ke dalam ratusan atau ribuan sel lain.sistem sinyal bersifat kimia dan listrik.

* Impuls saraf adalah perubahan kimia elektrik yang komplek yang berjalan sepanjang serat saraf.

* Sinaps adalah titik komunikasi antara satu neuron dengan neuron lain.pada titik ini transmisi impuls terjadi secara kimia.saat impuls tiba di sinap,transmiterkimia di bebaskan dan meransang sel berikutnya

* Terdapat 30 neuro transmiter,diantaranya : asetilkolin,norepineorin,dan dopamine.gangguan neuro transmitter di duga menyebabkan penyakitmental dan fisik pada otak

* Penyakit diemilinisasi adalah penyakit akibat degenerasi selubung myelin dan di serap.yang tersering adalah sclerosis multiple.

BAGIAN-BAGIAN SISTEM SARAF

1. system saraf pusat :serebrum dan medulla spinalis

2. system saraf ferifer :nervus kranialis dan spinalis

3. system saraf otonom

* substansia gricea adalah jaringan saraf yang didominasi sel saraf

* substansia alba adalah jaringan saraf yang didominasi sel saraf

SEREBRUM

Bagian-bagian serebrum :

Ø Hemisfer serebrum kanan dan kiri

Ø Otak tengah

Ø Pons

Ø Serebellum

Ø Medulla oblongata

HEMISFER SEREBRI

Setiap hemisfer serebri terbagi menjadi dua lobus :

1. Lobus prontalis

2. lobos pariertalis

3. lobis occipitalis

4. lobus temporalis

* Thalamus adalah masa sel saraf besar yang berbentuk telur terletak dalam substansia alba

* Area bicara adalah bagian kortek yang berhubungan dengan semua aspek bicara (mendengar,bicara,membaca,menulis)terletak pada hemisfer kiri pada semua orang yang dominant tangan kanan dan sebagian dominant tangan kiri

* Afasia adalah defek pada bicara dimana terdapat ketidakmampuan bicara

OTAK TENGAH

* Adalah struktur kecil diantara hemisfer serebri dibagian atas dan pons bagian bawah.terutama terdiri atas serat saraf yang berjalan keatas dan kebawah

PONS

* Pons adalah masa tebal jaringan saraf yang bersambung dengan otok tengah diatas dan medulla oblongata di bawah

* Terdiri dari serat saraf yang berjalan dari keatas dan kebawah atau transversal ke cerebellum

MEDULA OBLONGATA

* Medula oblingata adalah bagian sempit jaringan saraf yang berhubungan dengan pons di atas dan medulla spinalis di bawah mengandung sel pusat pengontrol jantung dan pernafasan

* Batang otak adalah otak tengah ,pons dan medulla oblongata yang dianggap sebagai unit fungsional.sistem retikularis adalah system sel saraf dan serat pengubungnya didalam otak

* Terlibat dalam tidur dan kesadarn ,regulasi suhu,gerakan gastrointestinal ,respirasi ,sirkulasi dan metabolisme

SEREBELLUM

* Terdiri dari lobus centralis kecil dan lobus kanan dan kiri yang lebih besar.dihubungkan oleh sarat saraf yang disebut pedunculus pada otak tengah,pons dan medulla oblongata

* Fungsi utama serebellum adalah koordinasi aktifitas muskuler,control tonus otot ,dan mempertahankan postur dan keseimbangan

* Penyakit serebellum sering menyebabkan gangguan keseimbangan ,postur ,tonus otot ,dan gaya berjalan

MEDULLA SPINALIS

* Medulla spinalis bersambung dengan medulla oblongata di atas. Panjang sekitar 45 cm,menepati 2/3 atas canalis vertebralis,berakhir pada tingkat vertebra lumbalis I dan II

* Medulla spinalis terdiri atas serat saraf bagian luar dan masa sel saraf berbentuk H pada bagian tengah dan canalis centralis kecil berjalan melalui substansia gricea

* Serat saraf tersusun dalam 3 kelompok: kolumna anterior,lateralis dan fosterior

o Serat motorik berjalan kebawah pada kolumna laterlis dan anterior

o Serat sensorik berjalan keatas pada kolumna lateralis dan superior

o Serat pendek menghubungkan tingkat medulla yang berbeda-beda

* Sel saraf tersusun dalam 3 kelompok utama

o Cornu anterior sel motorik

o Cornu posterior sel sensorik

o Cornu lateralis sel simpatis

* Nervus spinalis melekat melalui radiks anterior dan fosterior pada seluruh panjang medulla spinalis.medula spinalis lebih pendek dari kanalis spinalis.

SINYAL LISTRIK POTENSIAL BERJENJANG DAN POTENSIAL AKSI

* Saraf dan otot adalah jaringan yang dapat tereksitasi

Semua sel tubuh memiliki potensial membran yang berkaitan dengan distribusi yang tidak merata serta perbedaan permeabilitas dari Na,K dan anion besar intra sel.dua jenis sel.sel saraf dan sel otot, telah mengembangkan kegunaan khusus untuk potensial merman ini. Secara spesipik sel ini mampu mengalami perubahan secera cepat.untuk sementara waktu pada potensial membrannya.fluktasi potensial ini berfungsi sebagai sinyal listrik.memiliki dua bentuk dasar yaitu:

1. potensial berjenjang yang berfungsi sebagai sinyal jarak dekat
2. potensial aksi yang menjadi sinysl jarak jauh

saraf dan otot dianggap sebagai jaringan yang dapat tereksitasi,karena keduanya mampu menghasilkan sinyal listrik apabila dirangsang.potensial yang tidak memperlihatkan perubahan potensial yang cepat disebut sebagai potensial membrane istrahat.

* Potensial berjanjang cepat menghilang dalam jarak dekat

Potensial berjenjang adalah perubahan lokal potensial membran yang terjadi dalam berbagai drajat atau tingkat kekuatan.besarnya potensial berjenjang berkait dengan potensial pencetus,yaitu semakin kuat kejadian pencetusnya,semakin besar potensial jenjang yang terjadi.kejadian pencetus dapat barupa:

1. Stimulus

2. intraksi suatu zat perantara kimiawi dengan reseptor permukaan pada membrane sel saraf atau otot

3. Perubahan spontan potensial akibat ketidakseimbangan siklus pengeluaran pemasukan

* Potensial aksi adalah pembalikan singkat potensial merman akibat perubahan cepat permeabilitas membrane

Karena aliran arus pasif yang menyertai potensial berjenjang cepat menghilangkan sewaktu arus tersebut bergerak menjauhi tempat pembentukan.harus terdapat mekanisme lain untuk menyampaikan sinyal listrik kejarak yang jauh.agar kekuatan sinyal tetap dipertahankan selama sinyal untuk menjauhi tempat pembentukannya.untuk memahami proses yang terjadi selama potensial aksi.harus mengenal istilah-istilah berikut:

1. .polarisasi. memiliki membran potensial;pemisahan muatan yang berlawanan

2. depolarisasi. Potensial membrane mengalami penurunandari potensial istrahat

3. hiperpolarisasi .potensial lebih besar darinpada potensial istrahat

* Pompa Na –K secara bertahap memilih gradien kosentrasi yang terganggu akibat potensial aksi

Proses pamompaan aktif memerlukan waktu lebih lama untuk memulihkan Na dan K kelokasi mereka semula dari pada waktu yang diperlukan oleh aliran pasif ion-ion tersebut pada saat potensial aksi.hanya sekitar 1 dari 100.000 ion K yang terdapat disel keluar sewaktu terjadinya sebuah potensial aksi , sementara sejumlah ion Na yang sebanding masuk dari CES.perpindahan lokasi Na dan K dalam kosentrasi yang sangat kecil ini selama potensial aksi berlansung hamper tidak menimbulkan perubahan kosentrasi kedua ion tersebut.

* Mielinisasi meningkatkan kecepatan hantaran potensial aksi dan menghemat energi dalam preses

Kecepatan suatu potensial aksi berjalan disepanjang akson bergantung pada dua factor:

1. apakah seratnya bermielan

2. garis tangan serat tidak bermielin

serat bermielin ,seperti disyaratkan oleh namanya,terbungkus myelin pada interval

tertur disepanjang akson,mielin utama terdiri dari lipid.sel-sel penbentuk myelin ini adalah oligodondrosit disunsun saraf pusat dan sel schwann disistem saraf ferifer.pada serat bermielin impuls meloncat dari satu nodul ke nodul berikutnya.melewati bagian-bagian bermielin pada akson.